Sedih? Sewajarnya saja!
Setelah semua yang diusahakan dengan maksimal, namun kenyataannya belum juga menjadi rezeki. Tak apa bersedih. Mengambil sudit ruang tuk bertapa, mengoreksi diri dan langkah-langkah. Kadang, sambil terisak terpukul. Sesekali menggumam "kok bisa ya?" Lalu relung hati berbisik, [[ya mudah bagi Allah.]] Qadarullah wa Masya Fa'ala. Rupanya rasanya jauh lebih lega setelah berjuang melakukan yang terbaik, mencoba lagi meski dipatahkan. Setidaknya kita sudah mencoba (ulang). Selalu ada hikmah dibalik kejadian. Barangkali sekarang kamu belum merasakan. Tapi yakin inilah takdir terbaik Allah. Allahul Musta'an 🥹 Gresik, 25 Maret 2025 M | 25 Ramadhan 1446 H