Kemarin; Berbeda
Tentang sebuah klarifikasi penulis akan segala tulisan-tulisan yang telah ditulisnya~ "Pintar menulis, tapi tak pintar merasakan, apakah hatimu setumpul itu mbak?" Pagi menjelang siang ini, saya dapati chat masuk seusai saya mengirimkan pesan padanya, sebuah pertanyaan yang beruntun dengan pertanyaan. Sontak hati saya mempertanyakan ulang akan hal itu. "Setumpul itukah hatiku? Setak-pintarkah saya merasakan? Tapi Kau salah soal kepintaran menulis, saya sama sekali tidak!". Terenyuh, dan mencoba menjernihkan segalanya, dan benar jika ditinjau dari condition of the text chat yang kau kirimkan, saya paham jika perasaanmu sedang kecewa dan marah, dan tersebab itulah saya berterima kasih, chat itu menjadi klimaks untuk saya menjelaskan banyak hal dalam 'tulisan' kali ini. Kemarin; Berbeda :) Kemarin, banyak sekali kejadian. Kemarinnya lagi, banyak pula hal-hal menarik. Dan kemarin kemarinnya lagi, berjuta peristiwa telah coba saya kantongi, Tuan!