Membangun peradaban
Alhamdulillah, satu kalimat yang menunjukkan betapa syukur kita kepada Allah, salah satunya tersebab saya masih diberi kesempatan menulis dan engkau mampu membacanya. Beberapa hari menghilang dari blog rasanya ada yang kurang, menenggelamkan semua kata hanya dalam sebuh renungan-renungan mendalam, kadangkala refleksi kadang juga kontemplasi. Dan kali ini, seusai banyak rentetan tulisan yang tertulis mengenai ibu rumah tangga yang arahnya pro kesana. Saya merasa masih banyak hal yang belum saya tuntaskan, dengan ilmu yang sungguh masih tak seberapa ini saya ingin berbagi, dan barangkali ada yang mau berbagi pula dengan saya (memberi masukan berupa kritik dan saran) Kalimat pembuka, sebuah prolog sederhana akan keresahan saya pribadi mengenai apa sih ibu rumah tangga itu sedikit banyak sudah dijawab melalui empat postingan saya sebelum ini. Dan kali ini saya harap tulisan ini tak membuat otak saya bekerja lebih keras untuk memikirkannya terus-menerus, sebab terkadang selalu mer...