Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ajal

Masihkah ada waktu?

"...Sampai kapanpun, seorang anak akan tetap menjadi anak bagi orangtuanya, setua apapun, bagi orangtua ia adalah anaknya, yang akan mendapatkan kecup dan pelukan. Begitupun dengan seorang kakek-nenek, kepada para cucu mereka... " Momen lebaran, hari raya idul Fitri menjadi bukti bahwa hal diatas akan terjadi. Dulu sekali, saat saya masih suka di bonceng sama bapak naik motor ke rumah mbah (baca: nenek) saat lebaran, rasa-rasanya motor sesak dengan manusia dan barang, betapa tidak, lawong diisi full team (bapak, ibuk, saya dan adik laki-laki saya) sekaligus barang-barang yang akan dibagikan bapak pada ibunya dan juga sanak saudara di kampung halamannya. Rasanya dulu, ingat bagaimana nilai-nilai baik ini belum terasa, semakin kesini saya baru sadar bahwa bapak tak pernah salah mengajarkan arti "The power of silaturrahim". Sesampai di rumah mbah, biasanya sudah malam (ini hanya beberapa yang saya ingat) menjelang ied, bapak sampai.

(Mencoba) menjawab pertanyaan misterius

Gambar
Banyak yang bertanya, saya mencoba menjawabnya. "Bahwa menikah adalah sebuah keputusan bulat yang di pikirkan secara mantap dan yakin. Saya tidak akan melakukannya hanya karena teman-teman saya sudah pada menikah, atau karena umur yang harusnya sudah menikah versi orang lain. Saya yang memutuskan visi saya kelak dengannya, bagaimana sebuah pasangan tidak dibentuk secara instan, melainkan melalui proses panjang bernama -waktu- untuk kokoh mempertahankan. Keputusan yang di ambil dengan pikiran sejernih-jernihnya, sebab yang bertanggungjawab kelak dengan kehidupan kita adalah kita, bukan orang lain, yang sibuk mengompori atau hanya sekedar bertanya tanpa memberi solusi" Visinya harus jelas. Jadi, daripada sibuk bertanya, doakan saya (plus dianya juga) saja ya :)