Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tausiyah

Yuk, ngaji dari rumah!

Apa kabar imanku? Iman keluargaku? Oleh: KH.Bachtiar Nasir & Dr.Amir Faishol Fath Sabtu malam (11/04/2020), Alhamdulillah masih Allah sempatkan untuk belajar online. Meski ada beberapa kendala dan yang paling utama adalah sinyal, mohon maaf tulisan ini tentu tidak sempurna. Namun, Alhamdulillah ala kulli haal saya masih bisa mendapatkan rangkuman penting dari kajian malam itu. Di sisa pembahasan malam itu Ustadz Bachtiar menekankan bahwasannya menjadi seorang ayah itu wajib menjadi teladan soal agama , anak akan selalu mengingat bukan dari segi yang lain. Tapi bagaimana seorang ayah itu tegas dalam hal agamanya, UBN pun menekankan lagi bahwa "Jadilah madrasah terbaik untuk anak-anak, sebab tidak ada kata terlambat!" Apalagi di moment seperti ini ya (Bagi sebagian rumah tangga) tentu kuantitas bersama keluarga lebih banyak, maka jadikan berkualitas, semoga Allah mudahkan.

Ketahanan keluarga dan tantangan²nya

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim, Allah beri kesempatan menuntut ilmu lewat kajian Ahad pagi yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik. Alhamdulillah kajian Ahad pagi yang di bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah pekan ini diisi oleh Ustadz Salim A. Fillah. MasyaAllah sungguh luar biasa nikmatnya bisa berkumpul mencari keberkahan lewat kajian seperti ini. (Jujur, saya sangat merindukan mendapat siraman qolbu semacam ini. Dan syukur Alhamdulillah Allah ijabah ahad pagi ini) Yups, kajian ahad pagi ini oleh Ustadz Salim A. Fillah bertemakan "Ketahanan keluarga dan tantangan²nya"

Sopan santun itu menyelamatkan

Gambar
Alkisah, di Negeri Persia hifuplah seorang Raja yang begitu angunv dan patut di hormati. Suatu ketika, seorang pelayan (koki) datang memberikan hidangan. Namun, ada setetes makanan yang jatuh tepat di meja Raja. Rajapun marah dan mencari siapakah pelakunya. Raja merasa dijina dan tidak suka dengan kejadian itu, maka ia panggil Prajurit untuk memanggil sang koki tersebut. "Kau yang melakukan hal ini, maka akan ku hukum engkau dengan pasung". Setelah keputusan raja tersebut, maka datang kembali sang koki membawa makanan sebejana, ia tumpahkan isi makanan tersebut di tepat di depan meja sang Raja. Raja pun semakin geram, maka ia bertanya kepada koki tersebut. "Apa yang sedang kau lakukan?" Ia pun menjawab "Aku tidak ingin di luar sana, jika ada orang mendengar jika aku dipancung hanya gara-gara menumpahkan setetes saja makanan diatas meja Tuan.

Rindu tausiyah

Rasa rasanya, sungguhlah berbeda suasanya jika sudah di rumah. Hal yang paling di rindukan adalah tausiyah. Nasehat, taujih apapun yang maraji'nya dari para Imam masjid/musholla kala saya berjamaah. Biasanya beberapa Imam akan mengutip beberapa dalil dari Riyadus Sholihin atau tadabbur al Qur'an atau juga membenturkan terhadap hal yang terjadi disekeliling ditambah dengan dalil. Malam ini, saya rindu itu.  Rupanya Allah menjawab kegundahan saya. Kali ini, tausiyahnya berbeda, tidak dari para Imam, tapi dari teman-teman. Malam ini, saya seakan langsung di tampar dengan berbagai cerita hidup simple tapi begitu mengubah plan hidup seseorang. Setiap keputusan, setiap apapun yang menghadang kita, wajib untuk kita tentukan jawaban. Kalau kata teman saya begini "Ternyata yang paling berat selain meninggalkan adalah menjalani" lalu saya ingat pesan teman saya satunya lagi: "Bahwa hidup ini perlu dijalani dengan ikhlas"

Mengingat Allah lewat ciptaanNya

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُ...

For Palestina

Tepat 71 tahun di hari ini serangan Israel digencarkan kepada warga Muslim Palestina.  "Jika warga di seluruh dunia bersuka cita, riang gembira menyambut Ramadhan, tidak bagi saudara kita yang berada di Palestina. Serangan terus terjadi, dan dukapun menyimuti" بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ "Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat." (QS. Al-Isra', Ayat 1) Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk membantu kaum muslimin disana? Berikut beberapa pesan Syekh malam ini:

Hari ke 9 Ramadhan

Alhamdulillah, kita diberi Allah kesempatan menikmati bulan mulia hingga detik ini.  Terawih kali ini Imam, Ustadz Arrham menyampaikan tausiyah tentang pentingnya istiqomah, ada doa yang selalu diucapkan oleh Tabi'in Imam Hasan Al Bishri ya itu "Allahumma Anta Rabbuna, war zuqnal Istiqomah" Kemarin, isi tausiyah Ustadz Masnun Al Hafidz adalah mengenai sabar. Begitu banyak sekali dalil yang disampaikan oleh beliau. Salah satunya adalah: وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ "Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar" QS. Al-Baqarah, Ayat 155