Ayo, ayo kita pergi makan
"Dek, nanti makan siang di luar yuk" kata mas Akbar tak lama usai kita bersarapan.
"Beneran mas?, baiklah" jawabku ceria.
Mas Akbar adalah tipe yang jarang sekali makan di luar, beliau lebih sering membelikan kami makan-makanan di luar lalu dimakan bersama di rumah. Amat berbeda denganku sebetulnya, Aku suka makan di luar, mungkin kebiasaan ini dulu sering kulakukan seminggu atau sebulan sekali "ngandok bakso habis les/ pulang sekolah", dan kadang aku merindukan moment-moment tersebut. Aku pernah bercerita kepada mas Akbar dan beliau mendengarkan lalu berbalik cerita kalau tidak pernah seperti itu zaman sekolah dulu. Hehehe.
Beberapa waktu beliau sering mengajakku makan di luar, menemani hal-hal yang sebelumnya jarang dijalaninya, hal-hal sederhana seperti ini mungkin bagi sebagian orang biasa. Namun, tidak denganku, Aku super happy. Di waktu yang lain, Aku selalu mencoba menghormati keputusan beliau untuk take away makanan lalu disantap bersama di dalam rumah, dan kami senang sekali.
Hari ini, menurutku berbeda. Aku sebenarnya sudah lama berjanji akan mengajak makan bersama diluar, namun sepertinya Aku urungkan sebab tak sesuai prediksi (Namun, mas Akbar lain cerita, beliau yang malah mengajak kami dan mentraktir kami [Padahal semua hal juga beliau yang traktir kami, hehe.])
Hari ini sebenarnya Aku "gagal" akan suatu hal, lagi dan lagi, mengecewakannya lagi, tapi reaksi beliau selalu menenangkan, bahkan seakan dikuatkan oleh manusia terdekat yang begitu baik dengan caranya yang begitu menarik. (Semoga Allah selalu menjaganya.)
Hari ini Aku belajar mencintai diriku lebih lagi, menyadari bahwa ruang ikhlas dan sabar harus selalu diletakkan dalam hati tuk menata jiwa yang tumbang.
Hari ini Aku belajar, bahwa bukan karena tak terbaik lalu tak mendapatkan, namun taqdir Allah selalu menyimpan berjuta kebaikan yang harus diimani.
Hari ini Aku belajar, support orang terdekat adalah barang mewah yang yang patut disyukuri setiap saat, itulah rizki.
Terima kasih ya Allah atas segala kebaikanMu, jagalah kami terus lurus di jalanMu, bagaimanapun keadaannya, menangkap hikmah disetiap apa yang telah engkau taqdirkan. 🤍
Rupanya lirik lagu "besok kita pergi makan" milik Sal Priadi selaras dengan apa yang Aku rasakan saat ini.
Ayo ayo ayo besok kita pergi makan
Hadiah tak seberapa dariku
Karna kamu super membanggakan
Ayo pergi ke tempat langganan dan disajikannya menu menu andalan
Untukmu yang juara satu, idola selalu, di mata, hati, telingaku
Ayo ayo ayo besok kita pergi makan
Hadiah tak seberapa dariku
Karna kamu super membanggakan
Setelah perjalanan panjangmu yang pasti melelahkan itu
Bila ada beban letakkan sebentar
Kita senang senang, makan makan
Terima kasih kutahu kau bekerja sangat keras
Lelahmu kebaikan yang sangat deras
Selamat malam, selamat menyantap makan malammu kawan.
Masrifatun Nida'

Komentar
Posting Komentar