Postingan

Menampilkan postingan dengan label Selfreminder

Yuk, ngaji dari rumah!

Apa kabar imanku? Iman keluargaku? Oleh: KH.Bachtiar Nasir & Dr.Amir Faishol Fath Sabtu malam (11/04/2020), Alhamdulillah masih Allah sempatkan untuk belajar online. Meski ada beberapa kendala dan yang paling utama adalah sinyal, mohon maaf tulisan ini tentu tidak sempurna. Namun, Alhamdulillah ala kulli haal saya masih bisa mendapatkan rangkuman penting dari kajian malam itu. Di sisa pembahasan malam itu Ustadz Bachtiar menekankan bahwasannya menjadi seorang ayah itu wajib menjadi teladan soal agama , anak akan selalu mengingat bukan dari segi yang lain. Tapi bagaimana seorang ayah itu tegas dalam hal agamanya, UBN pun menekankan lagi bahwa "Jadilah madrasah terbaik untuk anak-anak, sebab tidak ada kata terlambat!" Apalagi di moment seperti ini ya (Bagi sebagian rumah tangga) tentu kuantitas bersama keluarga lebih banyak, maka jadikan berkualitas, semoga Allah mudahkan.

Hari-hari di bulan Februari

Gambar
Hallo Blog!  Hai Blogger!  Tara, aku mengunjungimu hari ini.  Rasa-rasanya lama juga tak menulis dan menumpahkan segala rasa lewat kata-kata.  And here we go, I would like to tell about my journey on February  (hehe lebih tepatnya sih  throwback  sebulanan hari-hari yang di jalani).  Alhamdulillah, Allah Maha baik masih memperkenankan hamba semacam aku untuk menghirup oksigen secara gratis tanpa harus meminta bantuan, masih di perkenankan dengan santai menulis lewat smartphone tanpa infus di tangan.  Alhamdulillah 'ala kulli hal.  Jadi begini, bagiku Februari adalah bulan kejutan, betapa tidak? Sebab di bulan ini rasanya fisik, mental dan hatiku ikut bekerja keras (hehehe).  Pertama  urusan fisik, hampir 3 pekan aku di ajak untuk pulang-pergi naik motor hampir setiap hari terpapar panas dan itu tidak biasa bagiku, dan memasuki ruangan berAc ketika di sekolah, bisa di bayangkan betapa berubahnya suhu tubuh sebab ...

Repeatable

"Invesatasi terbaik adalah sesuatu yang tak lekang oleh zaman. Sesuatu yang dapat bermanfaat berulang" -Masrifatun Nida'- Buku bagi saya pribadi adalah barang mewah. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, waktu istirahat lebih sering saya habiskan di perpustakaan, dan berlanjut hingga sekolah menengah atas. Dulu, selain mendapatkan asupan dari buku-buku perpustakaan sekolah, di rumah saya mengandalkan kakak-kakak saya yang memiliki stock buku dan ada pula yang berlangganan majalah, begitupun dengan bapak saya yang mempunyai buku-buku dan mendapat kiriman bacaan dari kawannya.  Dari beberapa sumber tentu memiliki genre yang berbeda dan Alhamdulillahnya semua buku yang saya baca saat itu (seingat saya) tidak ada yang melenceng dari koridor agama yang saya imani. Genre yang saya baca mulai dari perkembangan dunia remaja, muhasabah dan nasehat agama, novel genre romance islami dan bacaan bapak yang sekiranya berbobot, sebab membahas terkait sosial, ekonomi, politik dan...

23:48

Detaknya pun mulai terdengar, itu tandanya sekeliling sudah hening. "Tok, tok, tok, tok, tok" begitu jam dinding bersuara seakan ia ingin mengucapkan padaku bahwa malam sudah berada pada ujungnya dan saatnya beristirahat.  Tapi, malam ini mataku tak ingin terpejam sedang hatiku berbisik menyadarkan ada amanah esok yang juga harus dijalankan, maka aku putuskan beristirahat terlebih dahulu usai menafakkuri usia yang sudah seperempat abad ini. "Baarokallahu fii umry" aku menyelamati diriku sendiri sebagaimana banyak orang-orang mengucapkan hal tersebut padaku hari ini.  Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu ada kejutan tak terduga di hari seperti ini, meski aku sendiri tidak dibiasakan di keluarga memeriahkannya. Hanya saat ingat bahwa ada yang menambah usia maka kita saling mendoakan agar semakin berkah. Jika beberapa tahun lalu di tanah rantau orang-orang akan memberi "kejutan ekstrim" dua tahun terakhir ini kejutannya berubah menjadi syahdu,...

(Mencoba) berani!

Gambar
"Kadang banyak kesempatan yang datang, kita tolak lalu berujung pada penyesalan. Kadang banyak rencana baru yang menjanjikan, kita khawatir lalu berujung pada meninggalkan. Kadang hal-hal ajaib bisa saja tercipta, tapi kita takut mencoba. hingga berakhir dengan kondisi menyalahkan keadaan." Bagiku, untuk sesuatu yang istimewa itu harus benar-benar kita usahaankan dan perjuangkan. tak perlu langsung mematok pada hal-hal besar, kita bisa melatihnya dari hal-hal sederhana di dalam keseharian dan lingkaran kehidupan kita, agar menjadi habit di kemudian harinya. Dua hari yang lalu, teman semenjak kecil saya telah diwisuda, tepatnya di UINSA-Surabaya. Sejak awal kami sudah berjanji akan saling mengusahakan hadir satu sama lain, maka moment sebelum inipun saya terus berdoa "Semoga diberi Allah kesempatan". Dan Alhamdulillah, di rencana awal seperti tidak ada waktu yang memungkinkan pada jam dan hari tersebut, tapi rencana Allah berbeda. Semua sudah diatur olehN...

Mari belajar memaafkan diri sendiri

Gambar
Bukankah sudah sering kali kita membaca banyak cerita motivasi. Soal masa lalu dan masa depan yang lajunya tak sama. Kalau bagiku, jika diibaratkan seseorang, maka masa lalu adalah ia yang akan menahan langkahmu, membuat matamu terus menatap kebelakang, bisa jadi banyak hal buruk yang sudah kau jalani lalu membuatmu sesunggukan menangis pilu, atau bisa jadi membuat semangat barumu muncul jika mengingat yang manis kembali, tapi ya bisa jadi. Sebab, jika kau hanya terpaku menatapnya saja, masa lalu takkan pernah bergerak maju, ia akan menahan langkahmu. Ya, manahan langkahmu.  Ibarat seseorang, ada yang siap mengulurkan tangannya itulah masa depanmu, ia masih misteri yang belum tahu bagaimana nanti jalan ceritanya, tergantung padamu. Siapkah melepaskan masa lalu, dan menerima uluran tangan masa depan yang bisa jadi mampu menjadi obat atas segala luka pedih masa lalumu. 

Qona'ah

Jum'at ini, jum'at terakhir di bulan Ramadhan 1440H. Tadi dzuhur, sependengar saya Khotib di masjid sebelah rumah menyampaikan tentang sifat Qona'ah. Sayapun penasaran terkait dalilnya (maaf saya belum hafal betul) maka saya searching dan mendapati haditsnya.  Oh ya, mengingatkan kembali terkait pengertian sifat Qona'ah. Jadi,  Qanaah ialah sikap rela menerima atau merasa cukup dengan apa yang didapat serta menjauhkan diri dari sifat tidak puas dan merasa kekurangan yang berlebih-lebihan . Qanaah muncul dalam kehidupan seseorang berupa sikap rela menerima keputusan Allah Swt. yang berlaku bagi dirinya. Sikap qanaah terkait erat dengan sikap syukur kepada Allah Swt. Perbedaannya sikap qanaah lebih menekankan rasa rela menerima ketentuan Allah swt, sementara syukur lebih menekankan rasa terima kasih dan harapan kepada Allah Swt. Kedua sikap ini berjalan beriringan dalam setiap kejadian.

Sopan santun itu menyelamatkan

Gambar
Alkisah, di Negeri Persia hifuplah seorang Raja yang begitu angunv dan patut di hormati. Suatu ketika, seorang pelayan (koki) datang memberikan hidangan. Namun, ada setetes makanan yang jatuh tepat di meja Raja. Rajapun marah dan mencari siapakah pelakunya. Raja merasa dijina dan tidak suka dengan kejadian itu, maka ia panggil Prajurit untuk memanggil sang koki tersebut. "Kau yang melakukan hal ini, maka akan ku hukum engkau dengan pasung". Setelah keputusan raja tersebut, maka datang kembali sang koki membawa makanan sebejana, ia tumpahkan isi makanan tersebut di tepat di depan meja sang Raja. Raja pun semakin geram, maka ia bertanya kepada koki tersebut. "Apa yang sedang kau lakukan?" Ia pun menjawab "Aku tidak ingin di luar sana, jika ada orang mendengar jika aku dipancung hanya gara-gara menumpahkan setetes saja makanan diatas meja Tuan.

Lima sebelum lima

Bahwa petuah lima sebelum lima, begitu benar adanya: Sehat sebelum sakit Kaya sebelum miskin Muda sebelum tua Lapang sebelum sempit Hidup sebelum mati Begitu dekat, antara keduanya. Semoga Allah menjaga kita semua. Semoga tiada sesal di sesudahnya. Masrifatun Nida' Rumah, 18 Ramadhan 1440 H

Tumpah

Malam ini, malam ini terakhir kami duduk berbaris Malam ini, malam ini terakhir kita merapatkan shaf bersama Malam ini, air mataku tumpah Ukhuwah ini terjalin begitu erat duhai kawan dan anak-anakku Malam ini, bacaan ayat sang Imam meyayat hatiku Seakan semua artinya nampak dihadapan wajahku Malam ini, setiap rakaat tiba tiba ada air yang membasahi pipiku Ku usap, lalu tak tertahan mengalir lagi Tumpah Malam ini, aku rindu semuanya Rindu kehangatan keluarga Rindu sosok yang telah tiada Rindu menjadi pribadi yang lebih baik lagi Malam ini, rasanya tak mau lama-lama pamit dari ruang ini Malam ini, rasanya ku tak mau beranjak pergi Air mataku tumpah Malam ini, semoga bukan malam terakhir ku berjumpa denganmu ya Ramadhan Malam ini, semoga menjadi salah satu malam terindah ku menikmati setiap gerak ruku' sujudku Malam ini, semuanya tumpah Dan ku tak sanggup membendungnya Masrifatun Nida' Gresik, 16 Ramadhan 1440H

Tak cukup menjadi sholih pribadi

Jika tingkatan iman kita sudah mulai diperbaiki, maka Allah akan mudahkan kita melakukan segala amal kebajikan. Sholat, tilawah, melakukan amanah dengan baik. Namun sayang, saya pernah membaca salah satu qoutes bunyinya begini "Jika setan gagal membuatmu menjadi orang jahat, maka ia akan membuatmu menjadi orang yang (merasa baik)". Wallahu A'lam... Lalu, saya tertarik untuk membenturkan banyak fenomena di sekitar saya, tak perlulah jauh jauh kesana-sana. Ada beberapa manusia yang begitu baik amalnya kepada Allah, sayangnya ia hanya terpaku pada dirinya sendiri.

Inspiring Book: Fajar Sang Hafizh

Gambar
Inspiring book: Fajar Sang Hafizh (Anak Lumpuh otak hafal Al Qur'an ) وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ "Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?" QS. Al-Qamar, Ayat 17 Ada beberapa cuplikan menarik berasal dari kata pengantar buku inspiratif ini.  Semua ini adalah informasi Al-Qur'an yang sejalan dengan tubuh dan tubuh ini dibuat untuk sejalan dengan Al Qur'an Al-Karim. Karenanya alam jagad raya ini adalah Al Qur'an dalam bentuk visual, dan Al Qur'an yang kita baca adalah alam Raya dalam bentuk tulisan, sementara Muhammad Saw adalah Al Qur'an yang beraktivitas, berjalan dan bergerak. Ketiganya ini menyatu dan sejalan. (KH Bachtiar Nasir)  Syekh Khalid bin Abdullah Al Hamudi "Saya lihat dia (Fajar) memilki kekuatan hafalan yang kuat dan tajam. Ini tentu saja merupakan karunia Allah Swt. Saya kira hal itu bisa terja...

Naik kelas!

Gambar
Bismillaahirrahmaanirrahim... Alhamdulillah, setelah begitu lama tak menumpahkan 'keluh kesah' lewat tulisan, rasanya hidup begitu hampa. Beberapa hanya berlalu begitu saja. Lalu mengingat betapa 'tidak ada' waktu spesialnya saya untuk berbagi lagi. Banyak hal yang terjadi setiap harinya, setiap detik dan jam yang terlewati kelak akan dipertanggungjawabkan. Rasa emosi,  suka duka, kesal marah bahagia, mengiringi diri untuk mengambil keputusan beberapa hal. Tak seperti sistem di sekolah, tak seperti saat-saat kuliah, kiranya banyak yang sudah di mapping agar kita tak kaget akan banyak hal. Ujian misalnya, di dunia nyata, mana ada yang berkabar "Hey, besok jangan lupa, kamu akan di uji sama badanmu yang sakit lo. Jadi lebih baik istirahat ya, jaga pola makan, pola tidur juga jangan sampai tidur larut tanpa manfaat". Hehehe, mana ada coba :D.

Kita (tak) bisa

Gambar
Jika semua terasa mudah dimana letak kita akan belajar arti berjuang? Pendidikan// KBBI. pen·di·dik·an n proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dl usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik; Kita (tak) bisa Bagaimana bisa kau pukul rata semua anak didikmu harus seketika bisa? Bagaimana bisa kau anggap semua anak didikmu harus nurut perkataanmu semua? Bagaimana bisa? Bagaiamana bisa jika Allah memberi akal mereka sesuai porsinya, lantas kau memaksa mereka seragam? Bagaimana bisa jika latar belakang yang mereka punya tak sama? Bagaimana bisa? Tak bisa! Kita tak bisa memaksanya! Yang kita bisa adalah memberi -rangkulan terbaik- untuk mereka Yang kita bisa adalah memberi -hati yang luas- untuk menerima perbedaanya

Tak serenyah kerupuk ibuk

Gambar
Seperti pagi pagi sebelumnya, rutinitas pagi adalah halaqoh bersama anak-anak kelas 7 takhashush di rumah tahfidz (baca: Perumahan Jawa Asri, GKB). Usai memulai doa, terdengar suara penjual kerupuk sampai di dalam rumah. "Kerupuk, kerupuk, kerupuk, kerupuk mbak" teriaknya. Kadang, kalau bukan waktu puasa anak-anak akan meminta izin untuk membelinya, hanya dengan membayar duaribu rupiah seplastik kerupuk sudah bisa dikantongi.  Dua hari yang lalu, saat saya halaqoh di luar rumah (depan garasi rumah)  saat belum usai doa, suara teriakan itu sudah terdengar. Saya sampaikan ke anak-anak "Kita doa dulu ya, habis itu silahakan yang mau kerupuk, belilah" . Ditengah-tengah doa mulai halaqoh, si ibuk sudah lewat, otomatis saya bilang "Buk, beli nggih sekedap (sebentar)".

Nikmatnya buah kesabaran: Ketabahan sejati (Nabi Ayyub 'Alaihis Salaam)

Gambar
Dikisahkan... Berkata salah seorang malaikat kepada kawan-kawannya yang lagi berkumpul berbincang-bincang tentang tingkah-laku makhluk Allah, jenis manusia di atas bumi : "Aku tidak melihat seorang manusia yang hidup di atas bumi Allah yang lebih baik dari hamba Allah Ayyub". Ia adalah seorang mukmin sejati ahli ibadah yang tekun. Dari rezeki yang luas dan harta kekayaan yang diberikan oleh Allah kepadanya, ia mengenepikan sebahagian untuk menolong orang-orang yang memerlukan para fakir miskin. Hari-harinya terisi penuh dengan ibadah, sujud kepada Allah dan bersyukur atas segala nikmat dan kurnia yang diberikan kepadanya." Para kawanan malaikat yang mendengarkan kata-kata pujian dan sanjungan untuk diri Ayyub mengakui kebenaran itu bahkan masing-masing menambahkan lagi dengan menyebut beberapa sifat dan tabiat yang lain yang ada pada diri Ayyub. Percakapan para malaikat yang memuji-muji Ayyub itu didengar oleh Iblis yang sedang berada tidak jauh dari temp...

Sincerely, me...

Gambar
Alhamdulillah! Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Dzat yang masih memberi saya kesempatan baru, membuka lembar baru tuk merasakan usia baru. Pemaknaan atas penambahan umur erat kaitannya dengan pemaknaan syukur. Jika bagi sebagian orang hari ini biasa saja, tentun tidak berlaku bagi saya. Ini hari begitu istimewa. Betapa syahdunya mengingat dan mengulang 24 tahun yang lalu saya diperjuangkan oleh seorang ibu kuat, yang rela mempertaruhkan nyawa demi SAYA . Di usia yang sudah memasuki zona quarter life crisis ini , saya tak mau larut dalam euforia budaya kurang jelas. Maka saya sudah mencobanya semenjak setahun yang lalu, ketika menonaktifkan semua notifikasi tanggal lahir, dengan maksud salah satunya adalah "Gak mau nerima ucapan selamat cuma gara-gara ada notif dari facebook. Gak asyik ah! Masak si dia ingat -mengulang hariku- gara2 itu. Bukan karena memang diingat?" Selain itu, memang menghindari berisiknya notif dari aplikasi medsos handphone yang meng...

Nothing

Gambar
"Life is never flat" Tagline milik salah satu iklan makanan ringan. Yes right! Kehidupan ini gak datar. Jadi memang selalu berputar bagaimana jalannya(?), Kadang di bawah kadang di atas, kan bukan statis tapi dinamis. Maka, sedikit saja mengulangi perenungan tentang hidup-dan-kehidupan yang jalannya pasti gak mulus-mulus saja, ada naik turunnya. Yuk coba ingat-ingat kembali, sudah berapa nikmat yang tengah dan telah kita syukuri detik ini? Ada manusia, yang ia telah merasa berada di atas angin, sebab semua kenikmatan menjadi satu paket dalam hindupnya. | Badan segar, jiwa sehat, pikiran fresh, keluarga rukun, studi lancar, teman banyak, harta melimpah, bisnis aman, dan lainnya kenikmatan yang telah didapat. Lalu rasanya semua akan berjalan baik-baik saja untuk hari ini dan kedepannya.

Koin pesok nan lusuh

Bismillahirrahmanirrahim... Selamat malam para pembaca 😉 Semoga semangat kita terus terpancar walau lelah di ujung malam ini tak terkira, Lillah InsyaAllah. (asal niatnya tepat!) Berbicara tentang niat, maka setiap insan memiliki harapan ditiap apa yang dilakukannya bernilai kebaikan, lebih-lebih bernilai kebaikan dalam beribadah. Apa yang diusahakan, apa dimiliki, semoga menjadi -wasilah- menuju pada baiknya ibadah. Lah! Menyinggung soal 'memiliki' maka ada hal yang begitu menarik saya dapatkan saat "pertemuan" jum'at siang kemarin. Kemarin, di saat para ikhwan berjamaah sholat jum'at di masjid sekolah, lalu para santri boardingpun berkumpul di tempat yang dinamakan webb. Saya berserta kelompok -liqo-pun berkumpul, ketika taujih disampaikan oleh murobbiyah kami, beliau mengawalinya dengan sebuah cerita. Begini kisahnya. (Saya kemas dengan bahasa pribadi saya. Bagi yang sudah pernah dengar dan membaca kisah ini, semoga mampu menjadi pengingat ...

Suatu hari

Gambar
Nanti, pada suatu hari akan ada yang mengajakmu masuk dalam marabahaya. Sesuatu yang penuh dengan ketidakpastian. Sebab, semua masih terasa samar-samar tak dapat diterka. Tentang menunggu sesuatu yang barangkali tak bisa kau lakukan saat dulu, dan kau harus mencobanya sekarang. Tentang mendapati begitu banyak keajaiban di perjalanan. Nanti, pada suatu hari akan ada yang bersiap berada di sampingmu sepanjang waktu tiada henti. Menjalani dan menikmati bersama waktu-waktu menantang dan juga tak pasti. Nanti, pada suatu hari ia akan membisikkan sesuatu kepadamu