Perjalanan Sebagian Orang
"Hidup adalah perjalanan yang penuh dengan keajaiban yang tak terduga." Kali ini, perjalanan kami tempuh lewat jalur air, yups! Naik kapal laut. Namun, sebelum menikmati asyiknya fasilitas kapal, kami harus melewati perjalanan cukup waktu menuju pelabuhan dari tempat kami tinggal. Setelah semua barang yang jumlahnya cukup banyak dibanding dengan sebelum-sebelumnya acara "mudik" ini kami lakukan. Beberapa hari yang lalu, saya catat dan list aneka rupa barang bawaan. Kami menyepakati keputusan bahwa "Suami naik motor, membawa beberapa barang bawaan. Saya & Adeeva naik mobil travel dengan beberapa barang pula." "Pak sudah dimana?" Tanya suami ke sopir mobil travel lewat gagang telepon "Su dekat mas." Jawab singkat sopir Barang satu persatu kami angkut. Nampaknya, rencana kami tentu sudah diatur jalannya sama Sang Kuasa. Semua naik ke dalam mobil yang cukup besar -termasuk motor suami-. Pintu dan jendela ditutup, hujan deras mengguyu...