Postingan

Menampilkan postingan dengan label Syahdu

Syahdu dan teduh yang bertemu

Syahdu teruntuk orangtua perempuanku yang sungguh mulia. Teduh teruntuk orangtua laki-lakiku terhebat, yang sudah lebih dulu meninggalkan kita. Allahummaghfirlahu~ Hari ini, semua tampak berlomba menyeregamkan dirinya, mulai dari kesukaan hingga life-stylenya. Lalu mereka melupakan jati dirinya, dibungkus sedemikian rupa, dan lagi-lagi agar tampak serupa. Agar tampak berbunga-bunga nan bahagia di media massa. Salah satunya adalah soal pernikahan muda-pasangan suami istri. Sebenarnya, siapakah sosok sepasang suami istri yang pantas kita jadikan contoh?

SYAHDU

Surga terdekat itu pada ibu~ "....Sudahlah" Suaranya pelan dan syahdu. Kata-kata penuh legowo, mana kala banyak hal yang dilakukan dan menunggu hasil dari banyak proses yang sudah di jalani. Beliaulah orangtua perempuan saya, perempuan yang dengan sepenuh kelembutan mengajarkan saya banyak hal, sungguh benar jika ibu adalah madrasah pertama, benar saya akui, beliaulah yang mengajarkan saya mulai dari abc, أ ب ت , atau 123, hingga pelajaran hidup lainnya. Beliau, manusia yang tak pernah tergesa-gesa, tak pernah sedikitpun mengeluh, saya banyak belajar arti syukur dan sabar sebab beliau [kan jadi mendadak pipi banjir begini :( ] Pengorbaan dan kelegaan~ Hujan-hujan sore kemarin jadi ingat satu hal waktu masih SD 'eh maksudnya MI kala selesai mengaji dan hujan deras mengguyur, beliaulah perempuan baik hati yang menjemput membawakan payung agar saya bisa pulang, saat saya masih ngaji bersama mbak, cak dan adik. Lalu jadi ingat manakala sebelum berangkat sekolah sara...