Masihkah ada waktu?
"...Sampai kapanpun, seorang anak akan tetap menjadi anak bagi orangtuanya, setua apapun, bagi orangtua ia adalah anaknya, yang akan mendapatkan kecup dan pelukan. Begitupun dengan seorang kakek-nenek, kepada para cucu mereka... " Momen lebaran, hari raya idul Fitri menjadi bukti bahwa hal diatas akan terjadi. Dulu sekali, saat saya masih suka di bonceng sama bapak naik motor ke rumah mbah (baca: nenek) saat lebaran, rasa-rasanya motor sesak dengan manusia dan barang, betapa tidak, lawong diisi full team (bapak, ibuk, saya dan adik laki-laki saya) sekaligus barang-barang yang akan dibagikan bapak pada ibunya dan juga sanak saudara di kampung halamannya. Rasanya dulu, ingat bagaimana nilai-nilai baik ini belum terasa, semakin kesini saya baru sadar bahwa bapak tak pernah salah mengajarkan arti "The power of silaturrahim". Sesampai di rumah mbah, biasanya sudah malam (ini hanya beberapa yang saya ingat) menjelang ied, bapak sampai.