Sesak, terisak
Semalaman, mengapa kau tak tertidur? Semalaman, apa yang sedang kau renungkan? Semalaman, siapa yang kau pikirkan? Semalaman, kau bertanya dimanakah tempat berpulang? Sesak. Kau tutup rapat mulutmu, dan dadamu berdegup kencang Terisak. Hanya air mata dipipimu menjadi jawaban Mengapa bisa begini? Kecewa cukup malam ini dan lupakan semua Sebab Rahmat Allah masih luas terbentang Jangan lagi dadamu sesak dan kau terisak