Postingan

Menampilkan postingan dengan label Quarter Life Crisis

Persiapan diri menikmati fase "quarter life crisis"

Loha! kembali ke kotak berbagi saya. Semoga para pembaca dalam keadaan bahagia, hehehe. Setelah beberapa waktu lalu saya mencoba menjawab apa itu quarter life crisis , kali ini saya ingin berbagi sedikit mengenai -apa saja amunisi yang kita butuhkan untuk menghadapi fase quarter life crisis ? -   For your information , meski fase ini dialami oleh mereka yang berusia 25 tahun keatas, perlu kiranya kita persiapkan -jawaban terbaik- sejak saat ini (baca: sebelum usia 25 tahun). Iyakan? Langsung ke point amunisi-amunisinya ya, hehe :) 1. Buatlah prioritas hidup Semua orang itu punya target dan prioritas hidup masing-masing, oleh karenanya penting bagi kita punya pendirian dari apa yang hendak kita prioritaakan. Ingat!  Semua punya pilihan dan impian, dan semua berhak memilih jalannya masing-masing. Jadi prioritas dan targetan ini bisa kita bagi jadi 3, pertama jangka pendek, kedua jangka menengah dan ketiga jangka panjang. Dari sini kita mampu mengarahkan diri hend...

Apa itu "quarter life crisis" ?

Quarter life crisis jika diartikan dalam bahasa indonesia adalah keadaan krisis hidup seperempat abad, ini artinya keadaan yang dialami manusia usia 25 tahun keatas, keadaan ini merupakan perasaan dimana seseorang akan merasa hidupnya "ditekan lebih dalam" dengan pelbagai pertanyaan sederhana yang ia buat sendiri.  Seperti perjalanan manusia mulai dari bayi hingga tua, dari lahir hingga mati, ada satu fase yang dijalani yakni peralihan dari masa remaja menuju dewasa, di sini akan muncullah pertanyaan demikian: bingung belum lulus, bimbang kerja atau S2, galau soal pilihan pekerjaan, setelah itu pekerjaan yang dijalani bisa jadi engkau benci atau cintai, mulai tertekan disaat temanmu satu per satu sudah menikah, yang kessmuannya berasal dari keluarga, namun kemudian muncullah pertanyaan apakah bisa membanggakan keluraga, ingin mandiri dan tidak menjadi beban keluarga, lantas berpikir hidup macam apa yang hendak dijalani? -sungguh membenturkan antara idealis atau realistis...