Postingan

Menampilkan postingan dengan label Belajar

Qona'ah

Jum'at ini, jum'at terakhir di bulan Ramadhan 1440H. Tadi dzuhur, sependengar saya Khotib di masjid sebelah rumah menyampaikan tentang sifat Qona'ah. Sayapun penasaran terkait dalilnya (maaf saya belum hafal betul) maka saya searching dan mendapati haditsnya.  Oh ya, mengingatkan kembali terkait pengertian sifat Qona'ah. Jadi,  Qanaah ialah sikap rela menerima atau merasa cukup dengan apa yang didapat serta menjauhkan diri dari sifat tidak puas dan merasa kekurangan yang berlebih-lebihan . Qanaah muncul dalam kehidupan seseorang berupa sikap rela menerima keputusan Allah Swt. yang berlaku bagi dirinya. Sikap qanaah terkait erat dengan sikap syukur kepada Allah Swt. Perbedaannya sikap qanaah lebih menekankan rasa rela menerima ketentuan Allah swt, sementara syukur lebih menekankan rasa terima kasih dan harapan kepada Allah Swt. Kedua sikap ini berjalan beriringan dalam setiap kejadian.

Part 1: Sedang belajar

Gambar
Fajar Abdulrokhim Wahyudiono lahir prematur dengan berat 1,6 kg di usia kehamilan ibunya kurang dari tujuh bulan. Itulah yang membuat Fajar harus dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.  Setahun setelah kelahirannya, Fajar diketahui menderita cerebral palsy (CP) atau lumpuh otak. Hingga kini, Fajar masih menjalani terapi. Untuk berdiri saja dia harus dibantu. Namun siapa menyangka penderita lumpuh otak ini sudah hafal Al Qur'an sejak usia 4,5 tahun? Bahkan semua guru hafalan Fajar mengklaim hafalan anak ini sangat kuat. Padahal sebelum berusia 7 tahun,

Faith

"Di segala keterbatasan kita , Allah Maha Tak Terbatas" Masrifatun Nida' Gresik, 03 Ramadhan 1440H