Postingan

Mari belajar memaafkan diri sendiri

Gambar
Bukankah sudah sering kali kita membaca banyak cerita motivasi. Soal masa lalu dan masa depan yang lajunya tak sama. Kalau bagiku, jika diibaratkan seseorang, maka masa lalu adalah ia yang akan menahan langkahmu, membuat matamu terus menatap kebelakang, bisa jadi banyak hal buruk yang sudah kau jalani lalu membuatmu sesunggukan menangis pilu, atau bisa jadi membuat semangat barumu muncul jika mengingat yang manis kembali, tapi ya bisa jadi. Sebab, jika kau hanya terpaku menatapnya saja, masa lalu takkan pernah bergerak maju, ia akan menahan langkahmu. Ya, manahan langkahmu.  Ibarat seseorang, ada yang siap mengulurkan tangannya itulah masa depanmu, ia masih misteri yang belum tahu bagaimana nanti jalan ceritanya, tergantung padamu. Siapkah melepaskan masa lalu, dan menerima uluran tangan masa depan yang bisa jadi mampu menjadi obat atas segala luka pedih masa lalumu. 

Aku takut...

Di kota yang serba hiruk pikuk Semua melaju dengan kencangnya Dunia seakan berlomba Begitu pula di dunia pendidikan Di tempat yang layak Di dalam nuansa yang tenang Namun ada sesuatu yang mengancam Sangat kasat tak terlihat mata Tapi benar, ia menyusup dalam sukma

Teruslah menebar kebaikan lewat pendidikan

Gambar
Pen·di·dik·an | Adalah "proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik;" begitulah menurut pengertian kamus besar bahasa Indonesia.  Setiap insan yang lahir di dunia, tentu mengalami proses pengubahan sikap dan tata laku, hal ini bisa diperoleh melalui lembaga formal maupun nonformal. Jika dalam sebuah lembaga formal tentu sekolah dapat menjadi salah satu contohnya, disini nanti akan ada sebuah pendidikan. Begitupun juga dalam sebuah lembaga nonformal, tentu keluarga dan lingkungan dapat dijadikan pula menjadi contohnya.  Dictionary of education menyebutkan bahwa pendidikan adalah proses dimana seseorang mengembangkan kemampuan sikap dan bentuk-bentuk tingkah laku lainnya di dalam masyarakat di mana ia hidup.

Pelajari adab dahulu, sebelum ilmu

Gambar
Malam ini, angin sepoi tak begitu kencang dari luar. Tapi cukup sejuk di dalam masjid tersebab kipas angin cukup kencang dinyalakan. Tiba-tiba teringat pesan ibunda tercinta kala aku masih duduk di kelas sekolah dasar. Kala itu, saat aku mulai malas berangkat mengaji aku tidak bergegas beranjak untuk persiapan berangkat. "Nida', gak ono sumur iku marani timbo. Tapi sing ono iku timbo marani sumur, Nak" (baca: "Nida', tidak ada sumur yang mendatangi ember, tapi yang ada itu ember mendatangi sumur, Nak") Begitulah singkat pesan yang begitu terpatri dalam lubuk hati. Bermajas, bermakna, dan aku hanya mengangguk iya saja kala itu. Hehehe

Benih, janji dan pangan

Gambar
Benih, janji, dan pangan Oleh : Bahrul Fikri Anzwar (085843561927)             Benih, janji, dan pangan, teruntuk Hari Keanekaragaman Hayati 2019. Pernahkah kita duduk manis dengan orang-orang tua sambil mendengarkan sepotong kisah hijaunya alam nusantara? Pernakah kita mencari tahu bahwa kita punya pangan beragam dan bagaimana kita menjaganya? Pernahkah kita bangga dengan petani yang menyanga tatanan negeri ini? pernahkah kita sudi bermain ke sawah, mendengarkan cerita tentang kisah petani yang tersungkur di negeri yang makmur? Pernakah kita tahu tentang Protokol Nagoya yang mengatur pembagian kompenen pemanfatan keaneragaman hayati secara seimbang? Pernahkah kita bertanya tentang kekayan plasma nutfah yang mengalami erosi genetik? pernahkah kita tahu tentang kehidupan petani yang banyak dipenjara di negeri yang sudah merdeka? Pernakah kita memikirkan petani yang menangis di negeri agraris? Lantas kemana saja k...

Ketahanan keluarga dan tantangan²nya

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim, Allah beri kesempatan menuntut ilmu lewat kajian Ahad pagi yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik. Alhamdulillah kajian Ahad pagi yang di bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah pekan ini diisi oleh Ustadz Salim A. Fillah. MasyaAllah sungguh luar biasa nikmatnya bisa berkumpul mencari keberkahan lewat kajian seperti ini. (Jujur, saya sangat merindukan mendapat siraman qolbu semacam ini. Dan syukur Alhamdulillah Allah ijabah ahad pagi ini) Yups, kajian ahad pagi ini oleh Ustadz Salim A. Fillah bertemakan "Ketahanan keluarga dan tantangan²nya"

Nikmat

Nikmat yang tak tertandingi Nikmat yang luar biasa Nikmat yang hanya pada ia yang mampu merasakannya Nikmat yang tak ada duanya Nikmat mengenal Allah dan mendekat lebih erat Semoga Allah menjaga kita semua di dunia yang serba sementara ini Allahu yubarik fiikum Yaa Muqollibal Quluub, tsabbit qolby 'alaa diinik Masrifatun Nida' Rumah, 03 Juli 2019

Gerimis

Beribu kata takkan sampai tuk diutarakan  Beribu rasa pun tak bisa digambarkan Beribu pelukan takkan puas dieratkan Beribu kecupan sayang takkan bisa tergantikan Maaf Sesenggukan jika teringat masih belum juga dapat membahagiakan Malu Basah pipiku jika sadar sesungguhnya cintamu takkan dapat tergantikan Di ufuk barat sana, matahari telah kembali ke peraduannya Tapi perhatianmu takkan pernah hilang di telan zaman Malam telah menyelimuti, tinggal lah sepi Tapi riuhnya doamu takkan pernah hilang walau hanya sesenti

Kata kataku terhenti (lagi)

Sudah lama ia tak datang Kemanakah perginya?  Memang bukan musimnya Tapi kenapa Sapardi berpuisi hujan bulan Juni?  Beberapa ku rindu hujan di bulan Juni Tapi musatahil terjadi Di penghujung Juni ini Di ambang pintu ku menanti Tak bisa berkata kata lagi Mengharap yang takkan ditemui Apa ini hanya perasaanku saja Hingga ku tak mampu menulis sajak lagi

Menyambut kemenangan

Sebulan penuh telah kita menjalani perintahMu Di penghujung Ramadhan malam tadi Di awal syawal pagi ini Bittersweet rasanya Pahit-manis Duka-suka Pahit duka melepaskan Ramadhan Manis suka menyambut Syawal Kemenangan itu telah tiba, masihkah menjadi hamba yang berpura-pura ? Mengapa kita berpura pura..? Jika kita bisa menjadi  hamba sejati. Banyak bilang ini hari yang suci Tapi sesucikah itu hati kita..? Banyak bilang hari ini Kosong-Kosong Tapi Sudahkah kita benar benar mengkosongkanngya..?

Deep

Gambar
ALLAAHU AKBAR, ALLAAHU AKBAR, ALLAAHU AKBAR, LAA ILAAHA ILLAALLAAHU WALLAAHU AKBAR, ALLAAHU AKBAR WALILLAAHIL HAMD... ⠀ Takbiran pada saat ‘Idul Fitri dimulai sejak maghrib malam tanggal 1 syawal sampai selesai shalat ‘Ied ⠀ Hal ini berdasarkan dalil berikut: Allah berfirman, “…hendaklah kamu mencukupkan bilangannya (puasa) dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (bertakbir) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu.” (QS. Al Baqarah: 185) Ayat ini menjelaskan bahwasanya ketika orang sudah selesai menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan maka disyariatkan untuk mengagungkan Allah dengan bertakbir

Takut

Detik-detik melepaskannya terasa amat menyiksa. Ku rasa aku belum bisa maksimal menjamumu, belum juga totalitas melayanimu, namun diujung pertemuan ini, izinkan ku sampaikan pesan untukmu "Semoga aku bisa lebih baik selepas kepergianmu, agar kelak jika masih Allah perkenankan pertemuan kita berdua, kau lebih bangga melihatku ya Ramadhan" Masrifatun Nida' Rumah, 29 Ramadhan 1440H

Rekat

Gambar
Ramadhan, menjadi sebuah moment perbaikan. Mulai perbaikan ibadah pribadi hingga ibadah sosial, perbaikan hubungan dengan Allah pun hubungan dengan sesama makhluk Allah. Alhamdulillah, Allah memberikan kesempatan hingga detik ini berjumpa dengan bulan mulia ini. Ia mampu menyatukan manusia-manusia yang "super sibuk" di antara waktu mustajab. Merekatkan kembali hungan yang begitu baik sudah terjalin, dan barangkali vakum tuk bersua dan bertatap muka beberapa waktu tuk diwujudkan rindunya bertemu. Terima kasih, kepada segala pihak yang terlibat mewarnai Ramadhan kali ini, setetes niat kita tuk berbagi di jalan Raya, semoga dikabulkan Allah. Lewat agenda sederhana semacam ini, semoga ini mampu mempererat dan merekatkan ukhuwah kita selama ini ya kawan.

Sesak, terisak

Gambar
Semalaman, mengapa kau tak tertidur? Semalaman, apa yang sedang kau renungkan?  Semalaman, siapa yang kau pikirkan?  Semalaman, kau bertanya dimanakah tempat berpulang?  Sesak.  Kau tutup rapat mulutmu, dan dadamu berdegup kencang Terisak.  Hanya air mata dipipimu menjadi jawaban Mengapa bisa begini?  Kecewa cukup malam ini dan lupakan semua Sebab Rahmat Allah masih luas terbentang  Jangan lagi dadamu sesak dan kau terisak

Qona'ah

Jum'at ini, jum'at terakhir di bulan Ramadhan 1440H. Tadi dzuhur, sependengar saya Khotib di masjid sebelah rumah menyampaikan tentang sifat Qona'ah. Sayapun penasaran terkait dalilnya (maaf saya belum hafal betul) maka saya searching dan mendapati haditsnya.  Oh ya, mengingatkan kembali terkait pengertian sifat Qona'ah. Jadi,  Qanaah ialah sikap rela menerima atau merasa cukup dengan apa yang didapat serta menjauhkan diri dari sifat tidak puas dan merasa kekurangan yang berlebih-lebihan . Qanaah muncul dalam kehidupan seseorang berupa sikap rela menerima keputusan Allah Swt. yang berlaku bagi dirinya. Sikap qanaah terkait erat dengan sikap syukur kepada Allah Swt. Perbedaannya sikap qanaah lebih menekankan rasa rela menerima ketentuan Allah swt, sementara syukur lebih menekankan rasa terima kasih dan harapan kepada Allah Swt. Kedua sikap ini berjalan beriringan dalam setiap kejadian.

25 Ramadhan

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.” QS. Fushilat, Ayat 30

Aktivitasmu, ibadahmu

Gambar
Alhamdulillahirabbil Aalamiin...  Ucap syukur pada Allah, memasuki hari ke 24 Ramadhan ini, rasanya begitu syahdu. Ada beberapa hal yang berhak mendapat koreksi sejauh ini. Yap! Tentu soal ibadah. Saya pribadi merasa begitu random holiday ini di rumah. Beberapa waktu saya bisa sampai satu tempat ke tempat lainnya, pun bisa saja stay di rumah saja dengan rutinitas bersama pekerjaan rumah. Tetap bersyukur dengan segala aktivitas yang ada.  Pagi ini, seperti biasa usai sholat subuh dilanjut tilawah maka saya akan beristirahat sebentar. Lalu ada pesan yang masuk "Semoga segala aktivitas yang dilakukan hari ini bernilai ibadah" begitu bunyi chat tersebut. Seketika saya mengingat begitu banyak nasehat yang berkaitan dengan dua kata pokok "aktivitas" & "ibadah". 

Sopan santun itu menyelamatkan

Gambar
Alkisah, di Negeri Persia hifuplah seorang Raja yang begitu angunv dan patut di hormati. Suatu ketika, seorang pelayan (koki) datang memberikan hidangan. Namun, ada setetes makanan yang jatuh tepat di meja Raja. Rajapun marah dan mencari siapakah pelakunya. Raja merasa dijina dan tidak suka dengan kejadian itu, maka ia panggil Prajurit untuk memanggil sang koki tersebut. "Kau yang melakukan hal ini, maka akan ku hukum engkau dengan pasung". Setelah keputusan raja tersebut, maka datang kembali sang koki membawa makanan sebejana, ia tumpahkan isi makanan tersebut di tepat di depan meja sang Raja. Raja pun semakin geram, maka ia bertanya kepada koki tersebut. "Apa yang sedang kau lakukan?" Ia pun menjawab "Aku tidak ingin di luar sana, jika ada orang mendengar jika aku dipancung hanya gara-gara menumpahkan setetes saja makanan diatas meja Tuan.

Berlapang dada

Gambar
Untuk hari yang sungguh melelahkan, kejar kejaran dengan banyak pihak, tapi tetap bersyukur ,sebab Allah melipat semuanya dengan kemudahkan . Allah hadiahkan kaki ringkan melangkah menuju berbagai tempat ,lalu mendengar cerita orang lain .Maka tak sepatutnya ada kata mengeluh .Terima kasih hari ini.  *Especially: Pihak karyawan kecamatan, pihak kepolisian ,pihak balai desa .Oooh balada E Ktp . "Ingatlah Allah di waktu lapang ,maka Allah akan hadir di waktu sempit"

Mengharap hidayahMu

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ ۚ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ "Sungguh, engkau (Muhammad) tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki, dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk." QS. Al-Qashash, Ayat 56 Yaa Rabby, Ihdinaash Shirootol Mustaqiim... Masrifatun Nida' ...