Postingan

Menampilkan postingan dari 2024

Perjalanan Penuh Kejutan

Gambar
Doc: Ayah, Ibu & Adeeva Januari 2024 366 hari tahun ini Mari bersyukur atas hal-hal baik yang terus kita usahakan, ada kuasa Allah didalamnya. Mari bersabar atas hal- hal tak terduga yang membuat hati nelangsa, sebab ada pertolongan Allah di setiap detiknya. Seperti Adeeva yang di awal Januari belum bisa berjalan, di akhir Desember ini ia sudah bisa berlarian. Ia yang terus belajar mengenal banyak hal, mengeja kata pelan-pelan dan sekarang juga sudah bisa berhitung perlahan. Seperti gigihnya semangat suami upgrade diri, pelan-pelan Allah ijabah lewat "one shot" mimpinya diterima. Atas segala dedikasinya selama ini, semoga terus Allah jaga semangat belajarnya. Allahumma Baarik. Seperti diriku sendiri, yang pelan- pelan melakukan banyak hal positif dan perbaikan. Menekuni kembali hobi yang dicintai, menerima kesempatan baru & juga melepas apa yang belum rezeki. Atau kebahagiaan bisa melakukan perjalanan Sumba-Kupang, Kupang- Sumba lalu Sumba-Jawa dan Jawa- Sumba...

Perjalanan Sebagian Orang

Gambar
"Hidup adalah perjalanan yang penuh dengan keajaiban yang tak terduga." Kali ini, perjalanan kami tempuh lewat jalur air, yups! Naik kapal laut. Namun, sebelum menikmati asyiknya fasilitas kapal, kami harus melewati perjalanan cukup waktu menuju pelabuhan dari tempat kami tinggal. Setelah semua barang yang jumlahnya cukup banyak dibanding dengan sebelum-sebelumnya acara "mudik" ini kami lakukan. Beberapa hari yang lalu, saya catat dan list aneka rupa barang bawaan. Kami menyepakati keputusan bahwa "Suami naik motor, membawa beberapa barang bawaan. Saya & Adeeva naik mobil travel dengan beberapa barang pula." "Pak sudah dimana?" Tanya suami ke sopir mobil travel lewat gagang telepon "Su dekat mas." Jawab singkat sopir Barang satu persatu kami angkut. Nampaknya, rencana kami tentu sudah diatur jalannya sama Sang Kuasa. Semua naik ke dalam mobil yang cukup besar -termasuk motor suami-. Pintu dan jendela ditutup, hujan deras mengguyu...

Resensi Buku: Panduan Lengkap Merawat Bayi 0-1 Tahun

Gambar
"Wah, kenapa bayi saya menangis terus?" "Supaya kaki bayi tidak bengkok atau berbentuk O, bayi harus dibedong kencang kah?" "Apakah pisang boleh diberikan kepada bayi usia seminggu supaya cepat kenyang. Benarkah hal itu?" Contoh beberapa pertanyaan yang dikutip dari buku "Panduan Lengkap Merawat Bayi 0-1 Tahun" bagi orang tua baru. Pertanyaan-pertanyaaan yang sering kali muncul itu, tentu butuh jawaban yang komprehensif. Alih-alih mempercayai mitos tanpa bukti, buku ini menjadi solusi mendapatakan jawaban yang praktis sesuai medis. Judul: Panduan Lengkap Merawat Bayi 0-1 Tahun Karya: dr. Meta Hanindita, Sp. A. Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tahun terbit: 2016 Jumlah halaman: 121 Harga: Rp 86.000,- Bahasa: Indonesia Menjadi orang tua baru itu butuh ilmu, selain mendapatkannya dari pengalaman orang sekitar (baik orang tua, mertua, tetangga, teman sebaya atau media sosial). Maka buku panduan juga menjadi sarana tuk mendapatkannya. Dari buku ...

Darurat Pendidikan di Tengah Wabah yang Tidak Aman

Karya: Masrifatun Nida’ “Pendidikan adalah hak bagi setiap insan yang bernyawa, dan kecerdasan adalah keniscayaan bagi yang berjuang mengusahakannya.”  Seirama dengan kewajiban yang di sampaikan Rasulullah terhadap menuntut ilmu bagi ummatnya yang tertulis indah dalam hadist, pun Indonesia memiliki cita-cita luhur tuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan termaktub lewat undang-undang dasar 1945 bahwa pendidikan merupakan hak bagi setiap warga negara. Lewat narasi itulah yang membuat saya terngiang manakala berbicara soal pendidikan. Tantangan seiring berjalannya masa, dan hari ini sudah hampir dua tahun berjalan tantangan itu semakin nyata di depan mata. Tantangan nyata itu adalah badai pandemi (virus corona-19) melanda seluruh penjuru dunia, tak terkecuali menghantam Indonesia. Tantangan yang meluluhlantakkan berbagai lini, mulai dari pariwisata, ekonomi, hingga pendidikan. Dan disinilah kita akan mulai berkelana, menengok jalan yang sudah di lalui oleh pendidikan yang beriringan den...

Penyejuk hati & mata

Menutup malam ini dengan bermusyawarah dan berdiskusi dengan suami akan banyak hal. Di akhir, beliau menyampaikan betapa luar biasanya anak kita Adeeva. "Adeeva itu masyaAllah, dek" ujar suami "Kenapa mas? Bagaimana tadi perjalanan ke apotek dan lain-lainnya saat sampean sama Adeeva sendiri naik motor (tanpa aku, cz lagi sakit jadi di rumah)" Tanyaku beruntun. "Alhamdulillah aman, sembari memegangi Adeeva dek pastinya. Tadi tujuan pertama kan ke apotek, Adeeva aku tanyain "Beli obat buat siapa, nak?" Trus dia menjawab "mama". Jadi sepanjang jalan itu dia aku sounding beli obat buat mama." Jawab beliau  "MasyaAllah ya mas." Jawabku "Iya dek, bahkan setelah membayar dan diberikan obatnya ia terus memegangi kreseknya, ku minta untuk taruh di sepeda pun ia tetap memegangi kresek obatnya. Lalu ke tempat tujuan lainnya, beli pisang molen bahkan beli bakso, dia tidak menggubris dan tetap fokus menjaga kresek obat buat mamanya i...

Pisang mas

"Sawo sawo, pisang pisang, rumput laut"... Suara penjual sayur menggema dan mendekat di bibir pintu, selepas ku menutup handphone kala itu. "Oh iya bu, jual apa bu?" Tanyaku segera. Dan ibu penjual tersebut mengulangi beberapa produk jualannya. Satu baskom besar warna hitam yang penuh akan buah pisang beserta beberapa kresek rumput laut diatasnya, ku lihat iapun menurunkan tas tenteng yg penuh buah sawo, ditambah beberapa kresek berisi 'entahlah buntalan apa(?)' Pikirku. "Oh ini sawo apa bu?" Tanyaku "Sawo ungu" Jawabnya Aku berdecit, berpikir tentang sawo ungu, menelaah kembali dan bertanya ulang "Sawo ungu?", "Iya" tangkas ibunya. "Kalau pisang ini harga berapa bu?" Tanyaku kembali, sambil menenangkan Adeeva yang bergelendot kepadaku. "Sepuluh ribu, mbak"  Seusai ibunya menjawab, ku tertegun (bagaimana cara menolak dengan baik ya, aku baru ingat jika di dalam dompet sepertinya uangnya ti...

JANJI UNTUK AYAH

Gambar
Duaarr 💥💥 Akhirnya, air mataku tumpah juga. Ending yang membuat mata terbelalak dan hati yang tak siap menerimanya. Mengapa mesti begitu? "Tanyaku berulang-ulang". Telah kuhabiskan lembar per lembar hasil karya indah ini. Sebuah novel, yang; Berjudul: Janji untuk Ayah Karya: Nurunala "Penulis novel best seller (Seribu Wajah Ayah)" Penerbit: Grasindo Tahun Terbit: 2024  Jumlah Halaman: 192  Rate: 5/5 ⭐️ Tak ada yang lebih menyedihkan dari kepergian tanpa pesan. // Tak ada yang lebih menyesakkan dari perpisahan tanpa lambai tangan. Sebuah kalimat pembuka yang langsung membuat mataku berbinar. Menyusup ke dalam sanubari, mengingatkan padaku akan kejadian 8 tahun yang lalu, saat aku merasakan "tiba-tiba ditinggalkan" tanpa aba-aba oleh orang terasayang. Novel yang menceritakan tentang sebuah (perjalanan) seorang pemuda beranama Gilang Satria Bahari, atau yang lebih akrab di panggil Elang. Selepas kepergian orang terdekat & terkasih satu-satunya yang ia ...

It's Fun to be One

Gambar
MILISTONE ADEEVA MAHYATUL 'IZZAH Hallow Adeeva sayang, kelak jika engkau membaca catatan ibu ini "Ibu sangat bersyukur engkau ada di dunia ini. Terima kasih telah membersamai ibu belajar dan bertumbuh" Inilah serpihan perjalanan Adeeva setahun ini, masih banyak kebahagiaan & kejutan yang Adeeva berikan kepada kami, beberapa tak sempat di abadikan lewat aksara, namun, kamu perlu tahu bahwa semua terekam baik di dalam memori ibu (InsyaAllah) Here we go... Hari hati awal engkau lahir di dunia ini, hati tenaga dan pikiran ibu begitu riuh. Ada masa-masa adaptasi yang cukup signifikan ibu hadapi, soal mengASIhi hingga engkau yang mengajak ibu, ayah & mbah begadang tiap malam.  Hari-hari yang nampak menguras energi dan melelahkan itu, rupanya berlalu cepat setelah dijalani. Dan akhirnya genap usia 1 bulanmu, kita ldr-an lagi sama ayah (antara Kupang- Sumba). Setiap hari tak jemu ibu kirimkan segala bentuk perkembangan dan aktivitamu nak. Dan kini. Menuju 2 bulan, Alhamdu...

Jalan Pulang

Di tengah hiruk pikuk dunia perantaun, selalu terbersit rasa "rindu" akan orang-orang tersayang. Hidup yang sehari-hari bersama suami dan anak, bertiga ketika kemana-mana dan melakukan apa saja, maka pulang kampung menjadi penghibur. Makin kesini, makin tersadarkan akan kalimat "Manusia akan datang dan pergi, tidak ada yang abadi". Dan, kembali ke pangkuan tanah kelahiran kali ini, merasakan betul saat bersilaturrahim kembali ke family dan sanak saudara, rupanya ada beberapa yang sudah tak dapat lagi di rangkul raganya. Mereka sudah lebih dahulu meninggalkan. Selepas kembali mengisi tangki cinta, menyimpannya erat-erat tuk menjadi pengingat kala rasa rindu datang. Selalu berdoa "Semoga Allah memberikan umur yang panjang dan berkah, semoga kita bisa kembali berjumpa dalam keadaan yang lebih baik lagi" Tenaga dan waktu yang dihabiskan, diatur dan dipersiapkan, nampaknya masih saja kurang. Mohon maaf bagi semua teman-teman yang berencana bertemu namun ditiad...

Kupang yang di Rindu

Gambar
Alhamdulillahirabbil Aalamiin, puji syukur kepada Allah swt yang telah memampukan kami ber3 menjalani perjalanan darat - laut dari pulau Sumba menuju Kupang dengan keadaan selamat. Fyi, pengalaman baru bagi saya pribadi apalagi Adeeva, kalau ayah Adeeva Alhamdulillah sudah pernah berlayar dengan beberapa kapal sebelumnya. Saya sendiri beryukur sebab akhirnya saya bisa merasakan naik kapal. Kalau ingat guyonannya ayah Adeeva tuh gini: "Langsung diijabah naik kapalnya yang besar dan bagus ya dek" saya cuma bisa jawab "Hehehe, alahamdulillah yaaaah maas :)" (Saya sebelumnya 2 kali sudah berencana naik kapal namun qadarullah belum rezeki. Yang pertama waktu pulang kampung akhir tahun 2022, saat hamil Adeeva 5 bulan. Disebabkan cuaca buruk, akhirnya jadwal kami di tunda esok hari, lalu esoknya kami sudah berangkat ke pelabuhan dan sudah ditinggal keluarga yang mengantar, qadarullah ada pemberitahuan kembali bahwa kapal tidak bisa berangkat sebab cuaca buruk. Alhasil k...